Ambil Hikmah Dari WFH – Corona RRC

Oleh : Agusto Sulistio – eks Aktivis PIJAR.

Work From Home (WFH) yang dilakukan di DKI Jakarta bisa dijadikan alat ukur seberapa besar efektifitasnya. Tantu tak semua divisi bisa dilakukan dengan WFH. Karena masing – masing bidang miliki cara penanganan kerja berbeda. Ada yang kerjanya harus ke lapangan dan ada yang tidak.

Jika WFH ini telah selesai seiring dengan teratasinya wabah Virus Corona RRC. Hasil WFH tersebut dapat dijadikan ukuran sebagai bahan kajian. Sehingga bisa dijadikan acuan apakah kerja perlu berangkat ke kantor atau tidak.

Selanjutnya, disuasana ini DKI Jakarta setelah dikeluarkannya wabah Corona RRC sangat berbahaya dan Gubernur Anies Baswedan himbau warganya agar tidak keluar rumah. Hasilnya cukup baik. Mayoritas warga laksanakan instruksi Gubernur, selain itu kesadaran warga akan bahayanya Virus RRC ini.

Variabel lain Warga DKI jalankan anjuran Pemimpinnya adalah, sepi dan lengangnya jalan – jalan di DKI Jakarta. Bahkan lengangnya jalan lebih sepi dari suasana mudik lebaran sebelumnya.

Dari indikasi fakta diatas, maka untuk menunjang program Pemerintah DKI Jakarta atasi kemacetan tiap tahun terus meningkat di DKI Jakarta. Karenanya program WFH yang saat ini masih berlangsung dapat dijadikan acuan untuk kedepannya dalam rangka efektifitas kinerja serta dalam rangka mengurangi Kemacetan Kota Jakarta.

Semoga usulan ini dapat bermanfaat bagi Pemerintah, khususnya Pemprov DKI Jakarta.

Kalibata, 30/3/2020 – 17.50 WIB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *